Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Polandia melarang pabrik penghasil bulu insan-hewan.

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Yang Mulia Karol Nawrocki, Presiden Polandia, baru-baru ini menandatangani langkah bersejarah untuk secara bertahap menghapus pabrik bulu insan-hewan di negaranya sehingga menutup wilayah produksi terbesar yang tersisa di Eropa untuk industri yang mengerikan ini. Dua puluh tiga negara Eropa sudah menerapkan larangan bulu insan- hewan, dan Uni Eropa (UE) sedang mempertimbangkan larangan total. Dengan peraturan baru ini, Polandia akan menyelamatkan nyawa sekitar 3,4 juta warga-hewan termasuk insan-cerpelai, -rubah, dan -chinchilla. Undang-undang ini menghentikan secara langsung pendirian pabrik bulu baru dengan periode 8 tahun untuk secara bertahap menghentikan operasi yang sudah ada, sambil mendukung para pekerjanya dalam mencari pekerjaan baru.

Undang-undang ini dipuji oleh para pembela insan-hewan dan Presiden Nawrocki, yang berkata, “Ini adalah keputusan yang telah dinantikan rakyat Polandia selama bertahun-tahun, keputusan yang mencerminkan rasa welas asih kita, peradaban kita yang matang, dan rasa hormat kita terhadap semua makhluk hidup.”

Hingga saat ini, Polandia adalah pemenang Penghargaan Kepemimpinan Dunia Cemerlang untuk Kedermawanan dan Welas Asih.

Terima kasih banyak, Polandia, atas tindakan mulia Anda. Semoga semua negara segera memberlakukan hukum serupa, dalam pemerintahan Surgawi.
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
35:04
Antara Guru dan Murid
2026-01-23
603 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-01-22
569 Tampilan
Hiburan yang Mencerahkan
2026-01-22
546 Tampilan
40:00
Antara Guru dan Murid
2026-01-22
859 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-01-21
626 Tampilan
35:58

Berita Patut Disimak

2026-01-21   186 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-01-21
186 Tampilan
Kata-kata Bijak
2026-01-21
184 Tampilan
Hidup Sehat
2026-01-21
199 Tampilan
Sains dan Spiritualitas
2026-01-21
237 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh